Mengapa Nafsu Makan Anak Berkurang Setelah Sakit?

Ditulis oleh: Morigro
Anak tidak nafsu makan

Saat Si Kecil mengalami sakit, tidak jarang ia kehilangan nafsu makan. Fenomena ini merupakan hal yang umum terjadi dan seringkali membuat GroMoms khawatir. Namun, ada penjelasan ilmiah di balik berkurangnya selera makan ini, lho. Yuk, baca penjelasannya di sini.

Penyebab Berkurangnya Nafsu Makan Anak Setelah Sakit

Berbagai faktor dapat mempengaruhi selera Si Kecil setelah sakit. Di antara banyak faktor itu, dua faktor yang cukup sering terjadi ialah dampak sel peradangan terhadap otak dan peningkatan hormon adrenalin.

Dampak Sel Peradangan terhadap Otak

Saat Si Kecil sakit, tubuhnya merespons dengan mengeluarkan sel-sel peradangan (sitokin). Sel-sel peradangan ini dapat mempengaruhi fungsi otak, termasuk bagian yang bertanggung jawab untuk mengatur nafsu makan.

Sel-sel peradangan ini dapat menekan bagian otak yang seharusnya menghasilkan sensasi lapar. Sebagai akibatnya, ia kehilangan selera makan, karena tidak mampu menciptakan rasa lapar seperti biasanya.

Peningkatan Hormon Adrenalin

Sakit merupakan suatu kondisi stres bagi tubuh. Saat Si Kecil sakit, tubuhnya merespons dengan melepaskan hormon adrenalin. Hormon adrenalin ini berperan dalam merespons situasi darurat atau stres.

Peningkatan hormon adrenalin dapat mempengaruhi kinerja organ-organ pencernaan, termasuk usus. Dampak dari peningkatan hormon adrenalin ini adalah alat-alat pencernaan menjadi lambat, sehingga kecepatan proses penyerapan akan menurun dan makanan lebih lama berada dalam saluran pencernaan.

Akibatnya, ia tidak merasa lapar, karena makanan belum sepenuhnya dicerna dan diserap oleh tubuh. Selain dua penyebab tadi, ketahui juga beberapa penyebab lain nafsu makan menurun pada anak berikut ini: Nafsu Makan Anak Menurun? Ini Penyebabnya, Moms

Meningkatkan Kembali Nafsu Makan Setelah Sakit

Meningkatkan kembali selera Si Kecil setelah sakit adalah hal penting untuk memastikan pemulihan yang optimal. Berikut adalah beberapa tips yang dapat membantu:

Ciptakan Lingkungan Makan yang Menyenangkan

Lingkungan yang menyenangkan dapat merangsang nafsu makan. Buatlah suasana yang menyenangkan dengan menyediakan tempat makan yang nyaman dan dihiasi dengan cara yang menarik. Ajak seluruh keluarga berkumpul dan berinteraksi dengan gembira selama bersantap.

Hindari gangguan seperti televisi atau gadget yang dapat mengalihkan perhatiannya ketika mencoba menyantap makanan. Memberikan atmosfer yang hangat dan santai akan membuatnya merasa lebih nyaman dan bersedia untuk menelan makanan.

Sajikan Makanan dengan Aroma yang Menggugah Selera

Masakan dengan aroma yang menggugah selera memiliki pengaruh yang kuat terhadap persepsi Si Kecil. Ketika ia mencium aroma yang lezat, sinyal tersebut akan dikirimkan ke otaknya dan menciptakan persepsi yang menyenangkan. Hal ini kemudian akan memicu sistem sarafnya untuk merespons dengan meningkatkan nafsu makannya.

GroMoms dapat mencoba menawarinya makanan tertentu yang beraroma lezat, misalnya ayam panggang, dori saus inggris, atau cheese cake.

Makanan untuk Memulihkan Nafsu Makan

Berikut ini adalah beberapa contoh masakan yang dapat membantu memulihkan nafsu makan Si Kecil setelah sakit:

Makanan dengan Aroma Manis

Aroma manis memiliki kemampuan untuk merangsang persepsi otak dan memicu keinginan untuk makan. Berikut adalah beberapa contoh masakan dengan aroma manis:

  • Roti panggang dengan selai
  • Oatmeal dengan tambahan madu atau buah-buahan
  • Puding
  • Smoothie buah-buahan

Pastikan hidangan yang disajikan juga memiliki nilai gizi yang baik. GroMoms dapat menggabungkan masakan ini dengan sumber protein, serat, dan vitamin lainnya untuk memastikan Si Kecil mendapatkan nutrisi yang seimbang.

Untuk menemukan ide sajian makanan yang tepat, GroMoms perlu mengetahui apa saja rekomendasi makanan yang baik untuk mengatasi masalah ini pada Si Kecil. Untuk mengetahui pilihannya, yuk baca: Makanan penambah nafsu makan anak.

Buah-buahan Tinggi Fruktosa

Buah-buahan tidak hanya kaya akan serat, vitamin, dan mineral, tetapi juga mengandung fruktosa, yaitu jenis gula alami yang dapat membantu merangsang selera tanpa memicu produksi hormon insulin yang menciptakan rasa kenyang. Beberapa contoh buah-buahan tinggi fruktosa antara lain mangga, pisang, pepaya, dan anggur.

Pastikan untuk memberikan variasi buah-buahan yang segar sebagai bagian dari pola makan seimbang untuk Si Kecil.

Seiring dengan pemulihan, nafsu makannya biasanya akan kembali normal. Walau begitu, ada beberapa cara yang dapat GroMoms lakukan untuk membuat ia mau makan lagi. Cari tahu yuk: Cara Mengembalikan Nafsu Makan Anak Setelah Sakit.

Morigro mendukung program ASI Eksklusif