9 Cara Mengembalikan Nafsu Makan Anak

Ditulis oleh: Morigro
cara mengembalikan nafsu makan anak

Setelah sakit, tidak jarang anak mengalami penurunan nafsu makan karena tubuh mereka sedang dalam proses pemulihan dan indera perasa mereka mungkin belum sepenuhnya normal. Namun, sebagai orang tua, GroMoms dapat membantu Si Kecil mengembalikan nafsu makannya dengan beberapa langkah yang sederhana namun efektif. GroMoms, yuk ikuti langkah-langkah ini untuk bantu mengembalikan nafsu makan Si Kecil setelah sakit.

Penyebab Anak Tidak Nafsu Makan setelah Sakit

Berikut adalah beberapa penyebab umum anak tidak nafsu makan setelah sakit:

  • Sistem Kekebalan Tubuh Lemah: Saat anak sakit, sistem kekebalan tubuhnya bekerja keras untuk melawan penyakit. Ini dapat menyebabkan penurunan nafsu makan.
  • Rasa Tidak Nyaman: Gejala sakit seperti demam, sakit tenggorokan, atau pilek dapat membuat anak merasa tidak nyaman dan sulit makan.
  • Perubahan Selera Makan: Beberapa penyakit dapat memengaruhi selera makan anak, menyebabkan mereka menolak makanan yang biasanya mereka sukai.
  • Efek Samping Obat: Obat-obatan yang digunakan untuk mengobati penyakit dapat memiliki efek samping yang memengaruhi nafsu makan.
  • Gangguan Pencernaan: Beberapa penyakit dapat mempengaruhi sistem pencernaan anak, yang juga dapat mengurangi nafsu makan.
  • Kurangnya Energi: Anak mungkin merasa lemah selama penyembuhan, sehingga mereka mungkin tidak memiliki energi yang cukup untuk makan.
  • Perasaan Lemah atau Cemas: Selama masa penyembuhan, anak mungkin merasa lemah atau cemas, yang dapat memengaruhi selera makan mereka.

Penting untuk memahami penyebab tidak nafsu makan setelah sakit agar dapat mengambil langkah-langkah yang tepat untuk memulihkan nafsu makan anak.

Cara Mengembalikan Nafsu Makan Anak setelah Sakit

Setelah anak-anak sembuh dari sakit, biasanya mereka masih malas-malasan untuk diajak makan seperti sebelumnya. Bagaimana ya cara mengembalikan nafsu makan Si Kecil setelah sakit agak lama? Berikut beberapa tips untuk menciptakan suasana bersantap yang optimal bagi anak:

Memahami Pemulihan Indra Pengecap

Beberapa penyakit, seperti infeksi, kadang-kadang dapat mengganggu indra pengecap mereka. Ini menyebabkan mereka seolah-olah kehilangan selera. Padahal yang sebenarnya terjadi adalah mereka tidak bisa merasakan rasa dari makanan yang mereka kunyah. 

Dalam kondisi seperti ini, penting bagi GroMoms untuk memahami bahwa pemulihan gangguan pengecapan membutuhkan waktu.

Agar pengecapan anak-anak pulih, mereka memerlukan latihan kembali pada indra pengecap mereka. Latihan ini tidak akan memberikan hasil instan, melainkan membutuhkan waktu beberapa hari setelah mereka sembuh dari penyakitnya.

Mengatur Waktu Makan Anak

Penting bagi GroMoms untuk membiasakan kembali Si Kecil bersantap pada jam yang sama setiap harinya. Dengan menjaga waktu makan yang konsisten, tubuh dan pikirannya akan terbiasa dengan ritme tersebut. Secara bertahap, hal ini akan membantu mengaktifkan alam bawah sadar untuk mengingat kapan waktu makan dan mendorong kembali seleranya.

GroMoms dapat membuat jadwal yang teratur dan konsisten, dengan menyesuaikannya dengan aktivitasnya sehari-hari. Misalnya, menentukan waktu makan pagi, siang, dan malam yang sama setiap hari. 

Suasana Makan yang Nyaman

Selain waktu yang teratur, GroMoms juga perlu membiasakan Si Kecil untuk bersantap di meja, bukan di tempat tidur atau di tempat lain. Ini membantu memberikan pengertian kepada alam bawah sadarnya bahwa saat ini adalah waktu makan, bukan waktu tidur atau aktivitas lainnya.

Menciptakan tempat makan yang menyenangkan dan kondusif juga penting. GroMoms dapat membuat suasana meja yang menarik dengan menggunakan sendok, gelas, dan piring yang disukai. Selain itu, menciptakan lingkungan yang tenang, nyaman, dan bebas gangguan juga akan membantunya fokus pada makanannya.

Berikan Makanan Lezat yang Menggugah Selera

Penting bagi GroMoms untuk memperkenalkan kembali berbagai macam bumbu pada Si Kecil, sehingga ia dapat mengingat rasa manis, asin, dan asam. Hal ini akan membantu melatih kembali indra pengecapnya. Selama masa sakit, masakan mungkin terasa hambar, sehingga perkenalan kembali pada berbagai bumbu dapat membantu memperkaya rasa dan aroma.

GroMoms dapat menggunakan bumbu penyedap dan rempah-rempah yang membuat masakan lebih menarik. Dengan memberikan variasi rasa pada masakan, ia akan lebih tertarik untuk mencoba dan menikmati hidangannya.

Variasikan Makanan dalam Piring

Berikan variasi menu dalam piring dengan berbagai kelompok dan warna makanan yang berbeda. Misalnya dalam piringnya terdapat nasi, telur, irisan tomat, potongan wortel, dan brokoli. Hal ini akan memberikan rangsangan visual dan membuat hidangan terlihat lebih menarik.

GroMoms perlu bersabar jika Si Kecil hanya mau mengonsumsi 1-2 jenis hidangan saja. Namun, penting baginya untuk melihat variasi warna dalam piringnya. Warna yang beragam akan memberikan daya tarik visual. Dalam jangka waktu yang lebih lama, ia akan lebih terbuka untuk mencoba makan dengan selera yang lebih baik.

Sediakan Makanan Favoritnya

GroMoms sebaiknya selalu menyediakan pilihan masakan favorit Si Kecil di piringnya. Misalnya, jika ia sangat menyukai sosis, meskipun GroMoms ingin memberinya sup sayuran, sebaiknya tetap menyertakan sosis di dalam mangkuk supnya. Ini dapat membujuknya untuk lebih antusias dalam menyantap hidangan.

Pujian Tiap Kali Makan

Anak-anak senang mendapatkan pujian dan pengakuan atas usaha dan prestasi mereka, termasuk dalam hal makan. GroMoms dapat memberikan pujian setiap kali Si Kecil berhasil menyelesaikan piringnya sampai habis. 

Hal ini memberikan motivasi positif agar ia terus melakukannya. Pujian dapat membantu menciptakan pengalaman bersantap yang menyenangkan dan membangun asosiasi positif dengan rasa puas.

Menjaga nafsu makannya setelah sakit memang merupakan tugas yang tidak selalu mudah. Namun, dengan melakukan tips dalam artikel ini, GroMoms dapat membantu mengembalikan seleranya dengan lebih efektif.

Penting untuk diingat bahwa proses ini membutuhkan kesabaran dan konsistensi dari GroMoms, karena tidak bisa terjadi secara instan. Dukungan dari GroMoms akan menjadi kunci dalam membangun kembali hubungan yang sehat antara Si Kecil dan makanan.

Tingkatkan Asupan Cairan

Pastikan anak mendapatkan cukup cairan, terutama air, jus buah alami, atau kaldu yang bergizi. Cairan membantu menjaga tubuh tetap terhidrasi dan membantu mengembalikan nafsu makan. Jika anak dehidrasi, hal ini dapat membuatnya kehilangan nafsu makan dan proses pemulihan semakin lama.

Meminta Bantuan Dokter

Jika Si Kecil sedang sakit dan menolak makanan dan minuman selama waktu yang lama, penting untuk segera meminta bantuan dari dokter. Salah satu langkah yang dapat dilakukan oleh dokter adalah memberikan cairan infus untuk mencegah dehidrasi pada anak.

Ketika anak menolak makanan dan minuman, ini bisa menjadi tanda bahwa ada masalah kesehatan yang lebih serius. Dalam situasi seperti ini, penting untuk menghubungi dokter anak atau dokter keluarga untuk mendapatkan bantuan medis yang diperlukan. Dokter akan mengevaluasi kondisi anak dan memberikan penanganan yang sesuai.

Selain memberikan cairan infus, dokter juga dapat memberikan saran mengenai jenis makanan yang tepat untuk anak yang sedang sakit. Mungkin ada beberapa makanan yang lebih mudah dicerna atau lebih menarik bagi Si Kecil yang sedang tidak nafsu makan. 

Makanan untuk Meningkatkan Nafsu Makan Anak

Salah satu cara agar nafsu makan Si Kecil kembali lagi adalah dengan memberikan makanan yang lezat dan menggugah selera. Berikut ini adalah beberapa makanan yang dapat meningkatkan nafsu makan anak.

  • Kacang tanah. Kacang tanah bagus untuk meningkatkan nafsu makan anak. Selain meningkatkan metabolisme, kacang tanah juga membuat Si Kecil terus makan dengan lahap.
  • Yogurt. Yogurt adalah sumber probiotik yang sangat baik, yang dapat membantu menjaga sistem pencernaan tetap lancar dan meningkatkan nafsu makan. Yogurt juga mengandung vitamin B, kalsium, dan bakteri yang baik untuk kesehatan saluran pencernaan.
  • Jahe. Menambahkan jahe yang dihancurkan ke dalam roti lapis, salad, atau sup dapat membantu meningkatkan nafsu makan anak Anda.
  • Daging dan Ikan. Daging dan ikan dapat membantu pembentukan jaringan tubuh. Hal ini tidak hanya memberikan nutrisi penting, tetapi juga menjaga keberagaman dalam pola makan Si Kecil.

Selain itu, masih ada banyak makanan sehat lainnya yang dapat memancing nafsu makan anak untuk kembali. Yuk, Moms, cari tahu lebih lanjut tentang makanan-makanan tersebut dan bagaimana cara mengolahnya dalam artikel ini: Daftar Makanan Penambah Nafsu Makan Anak.

Referensi:

  • Firstcry Parenting. Loss of Appetite in Kids – Causes and Remedies. Diakses pada tanggal 21 Desember 2023. https://parenting.firstcry.com/articles/how-to-increase-appetite-in-kids-10-effective-ways/
Morigro mendukung program ASI Eksklusif