Diperbarui: 13 Oktober 2026
Tenang, GroMoms. Menurut standar WHO, berat badan normal anak usia 1 tahun adalah 7,7-12,0 kg untuk laki-laki dan 7,0-11,5 kg untuk perempuan, lalu bertambah bertahap hingga 14,1-24,2 kg dan 13,7-24,9 kg pada usia 5 tahun. Rentang ini adalah -2SD sampai +2SD dari median. Cocokkan hasil timbangan Si Kecil dengan tabel di bawah untuk membaca statusnya.
Saat Si Kecil masih dalam rentang usia 1-5 tahun, mereka butuh banyak energi dan nutrisi yang mendukung pertumbuhannya. Nah, dengan mengetahui berat badan idealnya, GroMoms dapat lebih mudah mengatur menu makan dan aktivitasnya supaya tumbuh kembangnya optimal.
Yuk, pelajari tentang berat badan anak yang ideal menurut WHO agar Moms lebih percaya diri dalam mendampingi Si Kecil melewati masa-masa emas perkembanganya.
GroMoms dapat memantau pertumbuhan Si Kecil dengan mengukur berat badan mereka secara berkala. Dengan memantaunya, maka Moms dapat mengetahui status gizi Si Kecil, sehingga paham apakah pertumbuhannya sudah optimal atau belum.
Hasil dari pengukuran tersebut harus sesuai dengan usianya. Sebab, jika hasilnya melebihi atau malah kurang dari standar ideal, apalagi jika Si Kecil mengalami penurunan nafsu makan, maka Si Kecil berpotensi besar mengalami gangguan pada tumbuh kembangnya.
Pada negara-negara yang sedang berkembang, umumnya berat badan yang kurang adalah akibat dari malnutrisi. Malnutrisi dapat mengganggu perkembangan organ tubuh dan kecerdasan Si Kecil. Jika otak tidak dapat berkembang dengan matang, maka bagian-bagian yang mengatur fungsi spesifik dari otak ini juga tidak berfungsi dengan optimal hingga dewasa.
Sebagian anak justru mendapatkan berat badan yang berlebihan. Salah satu penyebabnya justru karena kebiasaan pasca makan yang tidak baik, yaitu setelah makan langsung pergi tidur. Simak di sini penjelasannya yuk, Moms: Bahaya Langsung Tidur Setelah Makan untuk Anak
Berikut ini merupakan tabel untuk berat badan yang ideal pada anak perempuan berdasarkan usianya.
| Usia | Normal -2SD s.d. +2SD (kg) | Median |
| 1 tahun | 7,0-11,5 | 8,9 |
| 2 tahun | 9,0-14,8 | 11,5 |
| 3 tahun | 10,8-18,1 | 13,9 |
| 4 tahun | 12,3-21,5 | 16,1 |
| 5 tahun | 13,7-24,9 | 18,2 |
GroMoms dapat melihat pada tabel di atas, bahwa jika normalnya anak perempuan terlahir dengan berat badan sekitar 2,5-4 kg, maka berat mereka akan meningkat antara 3,5-7,5 kg dalam tahun pertamanya.
Namun setelah usia 1 tahun, umumnya berat mereka hanya bertambah antara 1-4 kg saja setiap tahunnya. Inilah sebabnya ketika mencapai usia ini, pertumbuhan Si Kecil perlu dioptimalkan dengan nutrisi yang cukup.
Baca Juga: Terapkan Aturan 30 Menit Sebagai Tips Anak Susah Makan yang Suka Mengemut
Pada tabel berikut, GroMoms akan mendapatkan berat yang ideal pada anak laki-laki berdasarkan usianya.
| Usia | Normal -2SD s.d. +2SD (kg) | Median |
| 1 tahun | 7,7-12,0 | 9,6 |
| 2 tahun | 9,7-15,3 | 12,2 |
| 3 tahun | 11,3-18,3 | 14,3 |
| 4 tahun | 12,7-21,2 | 16,3 |
| 5 tahun | 14,1-24,2 | 18,3 |
Jika GroMoms memiliki anak laki-laki yang baru berumur 1 tahun, tentu Moms akan bangga melihat bahwa beratnya meningkat antara 4-6,8 kg daripada ketika ia lahir. Namun, pada tahun-tahun berikutnya, umumnya peningkatan beratnya hanya sekitar 1-2 kg saja setiap tahunnya. Segera cek berat badan anak ya Moms, jika berada di bawah berat yang direkomendasikan.
Pertanyaan ini paling sering muncul di pencarian, dan jawabannya sudah ada di tabel di atas. Bayi laki-laki usia 12 bulan normalnya 7,7-12,0 kg dengan median 9,6 kg. Bayi perempuan 7,0-11,5 kg dengan median 8,9 kg. Bila hasilnya di bawah -2SD, yaitu kurang dari 7,7 kg atau 7,0 kg, konsultasikan ke dokter atau posyandu untuk evaluasi asupan dan riwayat kesehatannya.
Selain usia, WHO juga menilai berat terhadap tinggi badan (weight-for-length/height). Indikator ini memberi informasi proporsi tubuh, misalnya apakah Si Kecil kurus untuk tingginya atau justru berlebih. Menurut WHO, istilah panjang badan dipakai untuk anak di bawah 2 tahun yang diukur berbaring, sedangkan tinggi badan untuk usia 2 tahun ke atas yang diukur berdiri.
| Tinggi (cm) | Laki-laki Normal (kg) | Laki-laki Median | Perempuan Normal (kg) | Perempuan Median |
| 75 | 8,2-11,4 | 9,6 | 7,8-11,2 | 9,3 |
| 80 | 9,0-12,6 | 10,6 | 8,6-12,3 | 10,2 |
| 85 | 10,0-13,8 | 11,7 | 9,6-13,7 | 11,4 |
| 90 | 11,0-15,2 | 12,9 | 10,6-15,2 | 12,6 |
| 95 | 12,0-16,6 | 14,1 | 11,7-16,7 | 13,9 |
| 100 | 13,1-18,2 | 15,4 | 12,8-18,4 | 15,2 |
Contoh membaca tabelnya: anak perempuan dengan tinggi 90 cm normalnya 10,6-15,2 kg, sedangkan anak laki-laki dengan tinggi yang sama 11,0-15,2 kg. Bila berat terhadap tinggi di bawah -2SD, ia tergolong kurus (wasting) dan perlu evaluasi segera. Bila di atas +2SD, ia tergolong berlebih dan perlu pengaturan pola makan dan camilan sehat.
GroMoms bisa menimbang dan mengukur Si Kecil di rumah dengan timbangan dan meter yang sama setiap bulan, lalu mencatatnya di buku KIA. Data berkala jauh lebih bermakna daripada satu kali ukur.
Wajar kalau GroMoms mencari penyebabnya dulu sebelum bertindak. Berat kurang pada usia ini paling sering terkait asupan yang tidak cukup, variasi makan minim, infeksi berulang seperti diare atau ISPA, atau porsi yang tidak sesuai kebutuhan aktivitasnya. Berat berlebih umumnya terkait asupan energi melebihi kebutuhan, camilan manis berlebihan, minuman manis, dan kurang gerak aktif.
Keduanya tidak bisa disimpulkan dari satu penyebab tunggal. Misalnya, anak aktif tetap bisa tumbuh normal bila asupannya cukup. Penilaian menyeluruh meliputi pola makan 3 hari terakhir, riwayat sakit, pola tidur, dan perkembangan motorik, bahasa, dan emosionalnya. Itulah mengapa pemantauan berkala lebih penting daripada menebak dari satu momen.
Baca Juga: Mengenal Neophobia pada Balita: Fase Anak Susah Makan Akibat Takut Menu Baru
Menurut IDAI, kuncinya adalah jadwal makan teratur dan variasi, bukan paksaan.
Segera konsultasikan ke dokter anak atau ahli gizi bila:
Bawa catatan berat, tinggi, dan pola makan agar dokter bisa menilai trennya dengan tepat.
Menurut WHO, anak laki-laki 12 bulan normalnya 7,7-12,0 kg dan anak perempuan 7,0-11,5 kg, yaitu antara -2SD sampai +2SD dari median.
Pada tabel di artikel ini yang merujuk pada standar weight-for-age WHO, atau pada kurva pertumbuhan WHO yang tersedia di IDAI dan buku KIA.
Berarti beratnya kurang dari 97,7% anak seusianya dan tergolong underweight. Perlu evaluasi asupan, riwayat sakit, dan pemantauan berkala oleh tenaga kesehatan.
Keduanya. Berat terhadap usia menilai status gizi umum, sedangkan berat terhadap tinggi badan menilai proporsi tubuh seperti kurus atau berlebih.
Bila berat di luar rentang normal, tidak naik 2-3 bulan berturut-turut, atau disertai sering sakit dan perkembangan tertinggal. Segera konsultasikan ke dokter anak.
Baca Juga: Agar Anak Mau Makan dan Gemuk Mencapai Berat Badan Ideal: 10 Strategi Aman & Sehat