Penyebab Anak Tidak Mau Makan Nasi dan Makanan Penggantinya

Morigro Juli 4, 2023
Penyebab Anak Tidak Mau Makan Nasi

Dalam menghadapi Si Kecil yang tidak mau makan nasi, GroMoms  perlu memahami penyebab kenapa tiba-tiba muncul perilaku seperti ini. Karena bisa jadi, alasan ia menolak nasi karena rasanya kurang berempah, kenyang sebelum makan, dan adanya tekanan yang membuat suasana makan tidak nyaman.

Dengan mengetahui pemicunya, maka akan lebih mudah dalam menemukan cara terbaik mengatasi kondisi yang dialami Si Kecil. Untuk GroMoms yang ingin tahu lebih lengkap terkait faktor penyebab dan solusi untuk Si Kecil enggan makan nasi, yuk baca artikel ini.

Penyebab Anak Tidak Mau Makan Nasi

Si Kecil yang menolak untuk makan nasi dapat dipengaruhi oleh beberapa hal, misalnya karena rasa. Di usianya sekarang ini, Si Kecil sudah memiliki preferensi rasa sehingga jika GroMoms tidak menyajikan makanan yang tak sesuai dengan ekspektasinya, dapat memunculkan penolakan.

Berikut penyebab paling umum Si Kecil tidak mau makan nasi, antara lain:

  • Bosan terhadap rasa nasi yang hambar. Padahal, ia cenderung lebih suka makanan yang memiliki cita rasa beraneka ragam.
  • Menyantap makanan yang manis secara berlebihan sebelum makan. Karena, kandungan gula berlebih akan membuatnya merasa kenyang.
  • Suasana buruk saat makan karena ada paksaan untuk menghabiskan nasinya dalam waktu singkat.

Jika Si Kecil terus-menerus mengalami suasana tegang ketika ia sedang makan nasi yang hambar ini, lama-lama ia menjadi mengalami trauma. Akibatnya, ia tidak ingin memakan nasi lagi untuk sementara waktu.

Bahayakah Jika Anak Tidak Mau Makan Nasi?

Ketika Si Kecil menolak makan nasi, sebenarnya hal ini tidak berbahaya dan aman-aman saja untuk kesehatannya. Akan tetapi, jika kondisi ini terjadi terus-menerus, sebaiknya GroMoms perlu waspada dan segera mencari solusinya karena dapat mengganggu asupan gizi dan pertumbuhannya.

Ingat ya Moms, meski Si Kecil tidak mau makan nasi, pastikan untuk memberikan alternatif makanan sumber karbohidrat lainnya untuk menggantikan nasi, seperti roti, kentang, atau pasta. Yuk baca informasi lengkapnya tentang alternatif nasi lainnya yang dapat GroMoms berikan pada Si Kecil di sini Rekomendasi Sumber Karbohidrat Pengganti Nasi yang Disukai Anak

Cara Mengatasi Anak Tidak Mau Makan Nasi

Umumnya hanya sementara waktu saja Si Kecil menolak menu yang satu ini. GroMoms juga dapat mengatasinya dengan berbagai upaya mudah. Nah, apa saja strategi yang bisa dilakukan?

Menyajikan Nasi dalam Bentuk dan Rasa yang Berbeda

GroMoms bisa menyajikan makanan lezat dengan menggunakan nasi sebagai bahan bakunya lho. Misalnya dapat berupa bubur ayam, lemper, lontong, onigiri, sushi, atau bahkan kimbap.

Bahan pendukungnya juga sudah tersebar luas di pasaran, jadi tidak susah untuk memperolehnya. Selain itu, banyak media sosial yang telah menyediakan resep untuk membuat menu-menu ini, sehingga GroMoms dapat langsung menirunya untuk dipraktekkan sehari-hari.

Memberikan cita rasa lezat dengan isian atau topping yang simpel dan menarik, tentu akan menggugah selera Si Kecil yang sedang bosan pada nasi yang hambar.

Menggabungkan Nasi dengan Makanan Favorit Si Kecil

Si Kecil tentu memiliki suatu menu yang menjadi favoritnya, misalnya nugget atau ayam goreng, Beberapa anak mungkin lebih suka bakso, seafood, atau capcay. 

Nah, GroMoms dapat bereksperimen dengan mencampurkan makanan favoritnya ini dengan nasi, sehingga menu ini terasa lebih enak saat disantap. Dengan demikian, seleranya pun akan tergugah.

Menghargai Upaya dan Kemajuan Si Kecil

Proses yang baik merupakan kunci agar Si Kecil dapat tumbuh optimal. Begitu pula saat ia mulai mengenal nasi sebagai makanan pokoknya. Tentu memerlukan beberapa waktu hingga ia lancar untuk makan sendiri. Ciptakan suasana menyenangkan saat waktu makan. Berikanlah pujian untuk menghargai upayanya, meski makanannya tidak habis. Dengan demikian, ia akan merasa senang dan tidak merasa tertekan.

Makanan Pengganti Nasi untuk Si Kecil

GroMoms tak perlu khawatir jika Si Kecil sedang enggan makan nasi, sebab GroMoms dapat memberinya makanan alternatif lain. Supaya Si Kecil tidak bosan, GroMoms dapat memberikan sumber karbohidrat berupa nasi untuk makan siang saja. Namun, untuk makan pagi dan malam, GroMoms dapat memberikan sumber karbohidrat yang lain. Apa alternatifnya?

Kentang dan Sereal

Ketahuilah GroMoms, sumber karbohidrat tak hanya dari nasi saja, namun juga dapat dipenuhi dengan bahan makanan lainnya, seperti kentang, oatmeal atau sereal. 

Bahkan, kedua alternatif makanan ini mengandung sejumlah nutrisi lain, seperti protein, kalium, folat, hingga serat yang penting untuk proses pertumbuhan dan menjaga kesehatan pencernaan.

Moms dapat mengolah sumber-sumber karbohidrat alternatif tersebut menjadi makanan yang menarik, namun tetap mampu membantu meningkatkan berat badan Si Kecil jika diberikan secara rutin loh, Moms. Yuk, lihat contoh menunya di sini: Cara Menaikkan Berat Badan Anak secara Sehat

Ubi Jalar

Makanan yang satu ini mengandung karbohidrat sehingga sangat cocok untuk dijadikan sebagai alternatif pengganti nasi. Selain itu, ubi jalar juga kaya akan nutrisi lainnya, seperti serat dan mineral.

Kandungan gizi ubi jalar cukup tinggi, di mana dalam 100 gram terdapat:

  • 86 kalori
  • 1,6 g protein
  • 20 gram karbohidrat
  • 3 gram serat

Dengan mengonsumsi makanan ini, banyak manfaat kesehatan yang akan diperoleh Si Kecil, misalnya energinya tercukupi, pencernaan lebih sehat, dan daya tahan tubuh terjaga.

Makanan Olahan Bernutrisi

Nah, dari beberapa alternatif bahan makanan itu, GroMoms bisa menyajikan sejumlah menu sehat tanpa nasi. Tentu dengan rasa yang akan membuat Si Kecil nagih dan tetap dapat memenuhi kebutuhan asupan karbohidratnya. Misalnya, mashed potato dengan bahan baku kentang dapat disajikan dengan daging ayam dan sayuran. Teksturnya yang lembut dan gurih tentu akan sangat disukainya.

Selain itu, dengan menggunakan oatmeal, GroMoms bisa membuat sereal kesukaannya. Campurkan dengan susu untuk memberikan cita rasa manis dan creamy yang sangat digemarinya. Ubi panggang keju juga tak kalah menarik. Menu ini juga dapat disajikan bersama sayuran sehingga memberikan nutrisi komplit untuknya.

Bila Si Kecil juga susah makan sayur dan buah, GroMoms dapat siasati dengan cara berikut ini: Cara Mengatasi Anak Susah Makan Sayur dan Buah.  

Tanda dan Gejala yang Memerlukan Konsultasi Medis

Ada kalanya Si Kecil akan memilih-milih makanan atau picky eater karena merasa bosan dengan nasi. Hal ini merupakan fase normal, asalkan ia masih mau mengkonsumsi sumber karbohidrat lainnya. Namun, ini akan mengkhawatirkan apabila ia menolak makanan dalam kelompok nutrisi tertentu atau selective eater.

Misalnya, ia menolak segala jenis makanan dengan kandungan karbohidrat. Tentu ini akan menyebabkannya kekurangan karbohidrat. Jika ini berlangsung dalam waktu lama, maka ia akan kekurangan sumber tenaga dan menjadi lemas, bahkan mengakibatkan penurunan berat badan secara drastis. Oleh karenanya, jika Si Kecil menunjukkan gejala selective eater, segera konsultasikan ke dokter untuk menghindari risiko kekurangan nutrisi.

GroMoms, tak hanya karbohidrat, kebutuhan vitamin dan mineral lainnya juga harus dipenuhi agar proses pertumbuhannya dapat berlangsung optimal. Oleh karenanya, memberikan buah-buahan dan sayur-sayuran untuknya juga penting. Sama seperti nasi, kerap kali  Si Kecil juga susah untuk diberikan asupan buah dan sayur. Tidak usah pusing untuk menanganinya ya GroMoms, yuk simak caranya di sini: Cara Mengatasi Anak Tidak Mau Makan Buah dan Sayur

Referensi:

  • Medical News Today. 12 rice substitutes suitable for all diets. Diakses pada tanggal 1 Juli 2023. https://www.medicalnewstoday.com/articles/rice-substitute
  • NHS. Fussy eaters. Diakses pada tanggal 1 Juli 2023. https://www.nhs.uk/conditions/baby/weaning-and-feeding/fussy-eaters/
Morigro mendukung program ASI Eksklusif