Perbedaan Tumbuh Kembang Anak Laki-laki dan Perempuan

Ditulis oleh: Morigro
tumbuh kembang anak

Tumbuh kembang anak laki-laki dan perempuan menunjukkan perbedaan yang mencolok, baik dalam perkembangan fisik maupun keterampilan motorik dan emosional. Perbedaan tumbuh kembang anak laki-laki dan perempuan bisa dipengaruhi oleh faktor-faktor genetik, lingkungan, dan nutrisi. GroMoms ingin mengetahui selengkapnya? Yuk baca terus. 

Perbedaan Tumbuh Kembang Anak Laki-laki dan Perempuan dari Berbagai Aspek

GroMoms, saat proses tumbuh kembang Si Kecil berlangsung, bisa saja terdapat perbedaan tahapan dengan teman-teman sebayanya. Salah satu faktor adanya perbedaan tersebut adalah jenis kelaminnya. Terdapat beberapa perbedaan perkembangan anak laki-laki dan perempuan. Perbedaan apa saja itu?

Pertumbuhan Fisik

Biasanya, perbedaan yang paling menonjol terlihat ialah perbedaan pertumbuhan fisik antara kedua gender ini. Tubuh Si Kecil yang berjenis kelamin laki-laki biasanya memiliki tinggi dan berat badan yang lebih besar daripada perempuan. 

Namun meskipun demikian, pada masa kanak-kanak, proses pertumbuhan fisik akan berlangsung cepat pada perempuan daripada laki-laki loh. Contohnya, tinggi anak perempuan bertambah cenderung lebih cepat daripada tinggi anak laki-laki. 

Inilah sebabnya GroMoms akan menemukan bahwa dalam banyak populasi, anak-anak perempuan cenderung bertubuh lebih tinggi daripada anak-anak laki-laki yang sebaya mereka. 

Ingin tahu berapa tinggi badan yang ideal bagi anak-anak, terutama saat mereka baru berumur 2 tahun? Mari simak di sini: Tinggi Badan Ideal Anak Usia 2 Tahun Menurut WHO

Masa Pertumbuhan Laki-laki

Masa pertumbuhan anak laki-laki dimulai dari masa bayi hingga masa pubertas. Namun masa berlangsungnya pertumbuhan anak laki-lakin berbeda dengan masa pertumbuhan anak perempuan.

Anak laki-laki tumbuh pertama kali ketika bayi, dan laju metabolisme mereka yang lebih cepat memungkinkan mereka tumbuh lebih besar daripada anak perempuan. Pertumbuhan ini terjadi selama masa 1000 hari pertama kehidupan.

Anak laki-laki jarang tumbuh pesat setelah berusia 3 tahun, dan Moms perlu menunggu hingga usianya 11 tahun agar pertumbuhannya pesat kembali. Karena itu, penting sekali bagi Moms untuk memberikan nutrisi sebaik mungkin selama 3 tahun pertama kehidupannya untuk memanfaatkan masa-masa terbaik dalam pertumbuhannya. 

Kemampuan Motorik

Terdapat dua jenis kemampuan motorik, yaitu motorik kasar dan motorik halus, yang ternyata kecepatan perkembangannya juga berbeda di antara kedua gender ini. 

Keterampilan motorik kasar anak laki-laki cenderung lebih cepat berkembang. GroMoms tentu melihat bagaimana mereka ini cenderung gesit dalam berjalan, berlari, melompat, atau menjaga keseimbangan.

Namun, keterampilan motorik halus pada anak perempuan cenderung lebih matang daripada laki-laki. Gadis-gadis kecil ini nampak lebih halus dalam menggambar dan menulis. 

Kemampuan Verbal

Kemampuan verbal antara anak laki-laki dan perempuan berkembang dengan kecepatan yang berbeda, karena faktor hormon pada tubuh mereka. Contohnya, pada anak perempuan dan anak laki-laki yang umurnya sama, perempuan cenderung lancar berbicara, daripada laki-laki yang berbicaranya masih tersendat-sendat.

Begitu pula dengan keberhasilan menguasai kosakata. Selain itu, anak perempuan biasanya memiliki kemampuan berkomunikasi yang baik, karena dia cenderung lebih mampu menyimak ekspresi dan mendengarkan intonasi dengan baik. Untuk mengetahui secara umum perkembangan bahasa anak berdasarkan usianya, yuk baca artikel ini: Tahap Perkembangan Bahasa Anak Berdasarkan Usia 1-6 Tahun.

Kemampuan Non-Verbal

Kemampuan non-verbal adalah kemampuan untuk berkomunikasi dan mengungkapkan diri tanpa menggunakan kata-kata atau bahasa lisan. Ini termasuk ekspresi wajah, gerakan tubuh, bahasa tubuh, kontak mata, intonasi suara, dan komunikasi visual lainnya. 

Anak perempuan cenderung lebih bisa mengekspresikan diri dengan bahasa tubuh, ekspresi wajah, dan kontak mata yang kuat. Sementra anak laki-laki menunjukan kemampuan non-verbal mereka dengan gerakan tubuh, gestur, atau bahkan permainan fisik untuk berkomunikasi atau mengekspresikan diri.

Keterampilan Spasial

Keterampilan spasial mencakup kemampuan untuk memahami dan memanipulasi ruang dan objek di sekitar kita. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa anak laki-laki cenderung memiliki keterampilan spasial yang sedikit lebih kuat daripada anak perempuan. 

Anak laki-laki mungkin lebih terampil dalam aktivitas yang melibatkan pemahaman ruang, seperti memecahkan teka-teki 3D, memahami peta, atau merakit perangkat mekanis.

Perkembangan Emosi

Dilihat dari sisi perkembangan emosionalnya, anak perempuan cenderung lebih mudah diarahkan ketimbang laki-laki. Anak perempuan memiliki kemampuan menunjukkan ekspresi suasana hatinya dengan baik, seperti menangis saat merasa sedih dan tertawa saat merasa senang atau menyimak suatu hal yang lucu. 

Sedangkan anak laki-laki umumnya menunjukkan ekspresinya ketika sedang marah dengan memukul suatu benda atau melemparnya. Untuk GroMoms yang ingin tahu lebih lengkap tentang perkembangan emosi Si Kecil, terutama untuk usia 1-3 tahun, yuk baca informasi selengkapnya di artikel ini: Tahap Perkembangan Anak 1-3 Tahun, Si Kecil Sudah Bisa Apa?

Keterampilan Personal dan Kemandirian

Dalam aspek keterampilan personal dan kemandirian, anak laki-laki dan perempuan bisa menunjukkan perbedaan dalam preferensi dan minat. 

Anak perempuan seringkali lebih cenderung untuk mengasah keterampilan interpersonal dan sosial. Mereka mungkin lebih terampil dalam membangun hubungan, berkomunikasi, dan berkolaborasi dengan teman-teman sebaya. 

Di sisi lain, anak laki-laki sering cenderung menunjukkan minat dalam mengembangkan keterampilan mandiri, seperti merakit perangkat atau memecahkan masalah teknis.

Kecerdasan dan Minat

Anak laki-laki dan perempuan juga dapat menunjukkan minat yang berbeda dalam berbagai jenis aktivitas dan disiplin ilmu. Sebagai contoh, anak perempuan sering menunjukkan minat dalam bidang-bidang seperti bahasa, seni, atau sastra.

Sementara anak laki-laki mungkin lebih tertarik pada ilmu pengetahuan, matematika, atau aktivitas fisik. Ini dapat mencerminkan preferensi dan minat individu, dan penting untuk mendukung perkembangan minat mereka sesuai dengan kemampuan dan minat unik masing-masing anak.

Itulah perbedaan pertumbuhan anak laki-laki dan perempuan. Namun, ini hanyalah tren umum dan mungkin tidak berlaku untuk setiap anak. Setiap anak adalah individu dengan perkembangan yang unik, dan penting untuk memahami dan mendukung perkembangan mereka sesuai dengan preferensi dan minat mereka, tanpa memandang jenis kelamin mereka.

Faktor yang Memengaruhi Tumbuh Kembang Anak Laki-laki dan Perempuan

Berikut ini adalah beberapa faktor yang kemudian memengaruhi tumbuh kembang anak laki-laki dan perempuan: 

Genetika

Faktor genetika memainkan peran penting dalam tumbuh kembang anak laki-laki dan perempuan. Genetika memengaruhi banyak aspek fisik dan kognitif anak, termasuk tinggi badan, warna mata, kemampuan intelektual, dan predisposisi terhadap penyakit tertentu. Anak mewarisi sifat fisik dan genetik tertentu dari orang tua mereka, yang memengaruhi perkembangan mereka.

Lingkungan

Lingkungan tempat anak tinggal dan tumbuh kembang memiliki dampak besar pada perkembangan mereka. Lingkungan sosial, budaya, dan fisik dapat memengaruhi perilaku, nilai, dan keterampilan yang dipelajari oleh anak. Akses terhadap pendidikan, fasilitas kesehatan, dan stimulus intelektual juga dipengaruhi oleh lingkungan.

Nutrisi

Pola makan dan asupan gizi yang tepat sangat penting dalam perkembangan fisik dan kognitif anak. Nutrisi yang cukup mendukung pertumbuhan tulang, perkembangan otak, dan sistem kekebalan tubuh yang sehat. Kekurangan nutrisi dapat menghambat pertumbuhan dan perkembangan anak, sementara nutrisi yang baik membantu mereka tumbuh dan berkembang secara optimal.

Meskipun terdapat perbedaan dalam proses tumbuh kembang di antara anak-anak laki-laki dan perempuan, namun kebutuhan asupan nutrisinya harus tetap dipenuhi ya, Moms. Salah satu cara memenuhi kebutuhan nutrisinya adalah dengan memberikannya susu secara teratur. 

Bagaimana pentingnya susu terhadap proses tumbuh kembang Si Kecil? Langsung cari tahu di sini yuk, GroMoms: Pentingkah Susu untuk Pertumbuhan Anak?

Morigro mendukung program ASI Eksklusif