Atasi GTM pada Batita tanpa Tersedak Dengan Cara Ini

Ditulis oleh: Morigro
GTM pada anak

Moms pasti pernah menghadapi momen kebingungan ketika Si Kecil mulai menunjukkan gejala Gerakan Tutup Mulut (GTM).  Dari yang awalnya menutup rapat mulut sampai menyemburkan makanan atau bahkan melepehkan kembali yang sudah masuk ke dalam mulutnya. Batita yang sedang GTM bikin gemas ya, Moms? Tapi salah mengatasinya juga bisa buat dia tersedak. Ayo lihat feeding rules untuk menghadapinya di sini.

Mengapa Si Kecil Melakukan GTM?

Kondisi GTM dapat disebabkan oleh berbagai faktor, di antaranya:

  • Feeding practice yang tidak tepat.

Salah satu penyebab utama GTM ialah praktik pemberian makanan yang tidak memadai. Praktik yang tidak memadai ini bisa mencakup memberikan menu yang tidak sesuai dengan usia atau memaksa Si Kecil menghabiskan porsi yang terlalu besar. Akibatnya, ia menjadi bingung dan tidak cukup nyaman untuk makan.

Selain itu, menu makanan yang kekurangan variasi juga dapat membuat Si Kecil tidak mau makan. Contohnya saja, terlalu sering memberikan nasi akan membuatnya bosan. Untuk mengatasi situasi ini, coba lihat solusinya di sini yuk: Penyebab Anak Susah Makan dan Cara Mengatasinya

  • Ketidaksesuaian dalam tahapan perkembangan anak.

Pemberian makanan harus memperhatikan tahapan perkembangan Si Kecil. Tahapan ini mencakup tekstur yang sesuai dengan kemampuan mengunyah serta perubahan dalam kandungan gizi seiring pertumbuhannya. Jika menu tidak disesuaikan dengan tahapan perkembangan, ia akan kesulitan makan atau menunjukkan penolakan.

  • Tidak memperhatikan aspek kualitas dan kebersihan.

Kualitas dan kebersihan hidangan sangat penting. Makanan yang tidak sehat atau kurang bersih ketika diberikan akan mempengaruhi selera Si Kecil dan menyebabkan GTM.

  • Waktu makan.

Berikan makan dengan waktu yang teratur setiap hari agar Si Kecil terbiasa dengan ritme alami kelaparan dan kenyang. Waktu bersantap yang tidak teratur dapat mengakibatkan ia tidak berselera.

Feeding Rules dalam Mengatasi GTM

Berikut ini panduan penting dalam mengatasi GTM pada anak:

  • Atur jadwal. 

Si Kecil sebaiknya memiliki jadwal bersantap yang teratur, termasuk tiga kali menu utama dan dua kali snack di antaranya. Jadwal ini akan membantu ia memahami kapan saatnya makan serta membentuk kebiasaan yang baik dalam mengatur waktu bersantap.

  • Batasan waktu. 

Waktu bersantap sebaiknya tidak melebihi 30 menit. Pembatasan waktu ini membantu mencegah Si Kecil makan terlalu lambat atau terlalu lama, serta menghindari stres.

  • Lingkungan yang menyebabkan kesenangan.

Menciptakan lingkungan yang menyenangkan untuk bersantap sangat penting. Lingkungan seperti ini bisa mencakup menghias meja makan, menggunakan piring yang menarik, dan menciptakan suasana yang positif. Makan bersama keluarga merupakan cara yang baik untuk menciptakan lingkungan yang menyenangkan.

  • Dorong anak untuk makan sendiri.

Memberi Si Kecil kesempatan untuk makan sendiri membantunya mengembangkan keterampilan dan meningkatkan kemandirian. Ini juga dapat membuat hidangan lebih menarik dan menyenangkan. Jika ia menunjukkan tanda-tanda penolakan, Moms sebaiknya tidak memaksa. Agar Si Kecil mau makan sendiri, ada beberapa tips yang bisa diterapkan di rumah, lho Moms. Baca panduannya di artikel ini yuk: Cara Melatih Anak Agar Mau Makan Sendiri

  • Jangan memaksa.

Jika Si Kecil menolak makanan pada awalnya, Moms dapat mencoba menawarkan kembali tanpa tekanan atau paksaan setelah beberapa waktu. Tetapi jika ia tetap menolak setelah 10-15 menit, lebih baik mengakhiri proses ini. Tujuannya untuk mencegah makanan menjadi sumber stres bagi anak.

  • Latih anak mengenali rasa kenyang dan lapar.

Mengajarkan Si Kecil mengenali rasa kenyang dan lapar sangatlah penting. Dengan mengenali rasa kenyang dan lapar, ia dapat menciptakan hubungan yang sehat dengan makanan serta belajar untuk mengontrol asupan gizi berdasarkan kebutuhan tubuhnya.

Menerapkan hal ini dapat membantu GroMoms mengatasi GTM pada anak. Namun, dalam prakteknya akan banyak tantangan yang dihadapi. Oleh karena itu, agar penerapan hal ini lebih mudah, ada beberapa tips yang bisa membantu GroMoms. Yuk simak panduan lengkapnya di artikel ini: Cara Menerapkan Feeding Rules Sesuai Anjuran IDAI.

Kesalahan yang Perlu Dihindari dalam Menghadapi GTM

Menghadapi GTM memerlukan pemahaman dan pendekatan yang bijak. Ada beberapa kesalahan yang perlu Moms hindari, di antaranya:

  • Memaksa dan memarahi.

Memaksa Si Kecil atau bahkan memarahinya jika ia menolak dapat menciptakan stres dan perasaan negatif terkait dengan makanan. Stres ini bisa memperburuk masalah GTM dan membuatnya semakin menolak hidangan yang disiapkan. Sebaliknya, lebih baik berbicara dengan anak secara lembut dan mencoba mencari solusi yang positif.

  • Melakukan aktivitas lain saat makan, sehingga mengalihkan perhatian Si Kecil.

Bersantap sambil melakukan aktivitas lain seperti bermain, menonton televisi, berjalan-jalan, atau naik sepeda sangat tidak disarankan. Bersantap dengan aktivitas lain dapat mengurangi kesadaran terhadap hidangan di hadapannya serta merusak pengalaman makan. Lebih baik menciptakan lingkungan yang tenang dan fokus saat bersantap.

  • Memberikan minuman lain selain air putih. 

Memberikan minuman lain selain air putih di antara waktu makan dapat mengisi perut anak dan membuatnya tidak lagi lapar. Minuman selain air putih bisa membuatnya lebih sulit menerima hidangan utama. Sebaiknya, batasi minuman lain selain air putih ketika mendekati waktu bersantap.

  • Menjadikan makanan sebagai hadiah.

Perasaan menerima makanan sebagai hadiah dapat mengganggu pola makan yang sehat. Sebaiknya pilih cara lain untuk memberi penghargaan atau memberikan dorongan positif yang bukan berhubungan dengan makanan.

Menghadapi GTM memerlukan kesabaran, pemahaman, dan pendekatan yang positif. Selain itu, Moms juga perlu memberikan nutrisi dengan kandungan minyak ikan yang telah dikenal mampu menambah nafsu makan anak.

Tapi, bagaimana jika Si Kecil menolak minum minyak ikan karena rasanya yang amis? Jangan khawatir, Moms bisa memilih susu pertumbuhan yang telah diformulasikan dengan kandungan minyak ikan. Jadi selain kandungan nutrisinya lengkap, juga dapat menambah nafsu makan anak. Mau tahu rekomendasinya? Cek di sini yuk: Susu yang Bagus untuk Anak 2 Tahun yang Susah Makan.

REFERENSI

IDAI. Gerakan Tutup Mulut (GTM) pada Batita. Diakses tanggal 26 Oktober 2023. https://www.idai.or.id/artikel/klinik/asi/gerakan-tutup-mulut-gtm-pada-batita

Morigro mendukung program ASI Eksklusif