Makanan Tinggi Protein untuk Optimalkan Tumbuh Kembang Anak

Morigro Februari 5, 2024
Makanan tinggi protein

Makanan yang tinggi protein umumnya berupa makanan yang berasal dari hewan, seperti daging, telur, dan susu. Selain itu, nutrisi ini juga dapat diperoleh dari makanan yang bersumber dari tumbuh-tumbuhan, misalnya tempe.

Seberapa banyak protein yang dibutuhkan oleh setiap anak, tentu ditentukan oleh usia masing-masing anak. Ketahui dulu yuk berapa kebutuhan protein harian dari Si Kecil dalam tulisan ini, dan cari tahu juga berapa banyak nutrisi ini yang terkandung dalam setiap makanan kesukaan Si Kecil.

Kebutuhan Protein Harian untuk Anak Sesuai Usia

Inilah kebutuhan protein harian pada masing-masing kelompok usianya, menurut Kementerian Kesehatan Republik Indonesia:

  • 1-3 tahun: 20 gram
  • 4-6 tahun: 25 gram
  • 7-9 tahun: 40 gram

Nampak ya, GroMoms, bahwa seiring bertambahnya usia, kebutuhan protein Si Kecil juga akan meningkat. Hal ini dipengaruhi karena aktivitas Si Kecil semakin meningkat sehingga anak-anak menggunakan lebih banyak nutrisi ini untuk menghasilkan kalori bagi pertumbuhan dan aktivitasnya sehari-hari. Dengan mencukupi sumber kalori ini dalam jumlah yang tepat, maka manfaatnya bagi tubuh Si Kecil akan menjadi maksimal.

Makanan Tinggi Protein untuk Anak

Untuk memenuhi kebutuhan harian Si Kecil, GroMoms perlu mengetahui jumlah protein yang terkandung pada setiap makanan sehari-hari. Misalnya, telur, ikan, daging, tempe, atau produk susu. Seberapa banyak makanan-makanan tersebut memenuhi kebutuhan Si Kecil? Inilah penjelasan lengkapnya.

Telur

Dalam 50-60 gram atau 1 butir telur, terkandung sekitar 6 gram protein, yang dapat memenuhi sekitar 15-30% kebutuhan harian Si Kecil. 

GroMoms tentu mudah menemukan telur ini di sekitar rumah Moms dan dapat mengolahnya menjadi berbagai macam masakan, misalnya telur rebus, telur orak-arik, dan telur dadar. GroMoms dapat menyajikannya sebagai lauk saat menghidangkan nasi atau mie goreng bagi Si Kecil. Adanya telur sebagai lauk ini tentu akan membuat menu makanannya mengandung nutrisi yang seimbang. 

Daging

Dalam 100 gram daging ayam maupun sapi, terdapat antara 25-30 gram protein. Jumlah ini tentu cukup untuk memenuhi kebutuhan Si Kecil setiap harinya.

GroMoms bisa mengolah daging-dagingan untuk dijadikan isian sup, dibakar, atau cukup dibumbui kecap yang tentunya disukai anak-anak. Selain ayam dan sapi, Si Kecil juga dapat memperoleh protein dari hewan lainnya yang juga menghasilkan daging, misalnya bebek atau kambing.

Ikan

Di Indonesia, terdapat ikan-ikan yang dapat memenuhi antara 50-90% kebutuhan protein harian Si Kecil dan mudah ditemukan pada pusat perbelanjaan sekitar tempat tinggal GroMoms.

Inilah contoh-contoh jenis ikan dan kandungan proteinnya:

  • Tongkol: 20-25 gram protein/100 gram ikan.
  • Bawal: 15-20 gram protein/100 gram ikan.
  • Mujair: 15-20 gram protein/100 gram ikan.
  • Bandeng: 10-15 gram protein/100 gram ikan.
  • Lele: 10-15 gram protein/100 gram ikan.

GroMoms dapat mengolah ikan-ikan tersebut sesuai selera Si Kecil, misalnya dengan menggoreng atau membakarnya.

Tempe

Dalam setiap 50 gram tempe, terdapat sekitar 15-20 gram protein. Tempe sendiri merupakan makanan olahan dari kacang kedelai.

Protein dari kedelai ini lebih baik daripada sumber-sumber makanan lainnya yang berasal dari tumbuh-tumbuhan, karena lebih mudah diserap oleh tubuh loh, GroMoms. Dengan kemudahannya untuk diserap ini, asam amino esensial di dalam proteinnya juga lebih mudah dimanfaatkan oleh tubuh Si Kecil, sehingga juga lebih mampu mendukung pertumbuhan dan kesehatan Si Kecil.

Produk Susu

Susu juga merupakan bahan pangan yang tinggi protein, terutama susu untuk pertumbuhan seperti Morinaga Morigro. Protein dalam produk susu ini tersusun dari 3 macam protein, yaitu protein whey (15%), kasein (68%), dan protein soya (17%). 

Setiap takaran saji Morinaga Morigro membantu memenuhi kebutuhan protein Si Kecil, dan kalori yang dihasilkan proteinnya sebesar 12% dari total kalori yang dibutuhkannya setiap hari. Jumlah 12% ini sesuai dengan rekomendasi WHO agar anak-anak dapat tumbuh dengan sehat ya, GroMoms. 

Morinaga Morigro juga membantu mengoptimalkan tumbuh kembang Si Kecil melalui 9 macam asam amino esensial yang dikandungnya. Dengan adanya asam amino esensial ini, sel-sel otot, tulang, dan otaknya akan bertumbuh dengan pesat, sehingga ia dapat meningkatkan berat badan, tinggi badan, dan juga kecerdasannya.

Masih banyak lagi nutrisi lainnya selain protein yang terkandung di dalam Morinaga Morigro ini ya, GroMoms. Morinaga Morigro didukung oleh berbagai macam nutrisi yang mampu merangsang nafsu makan Si Kecil dan mendukung tumbuh kembangnya, agar ia menjadi anak yang sehat dan kuat. Yuk, berkenalan lebih jauh lagi dengan produk ini di sini: Kandungan dan Manfaat Susu Morigro bagi Keseimbangan Gizi Anak

Referensi:

  1. Peraturan Menteri Kesehatan. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 28 Tahun 2019 Tentang Angka Kecukupan Gizi yang Dianjurkan untuk Masyarakat Indonesia. http://hukor.kemkes.go.id/uploads/produk_hukum/PMK_No__28_Th_2019_ttg_Angka_Kecukupan_Gizi_Yang_Dianjurkan_Untuk_Masyarakat_Indonesia.pdf. Diakses 17 Januari 2024
  2. DKP Jateng. Mengenal Kandungan Gizi pada Ikan. https://dkp.jatengprov.go.id/index.php/artikel/bidangpukp/mengenal-kandungan-gizi-pada-ikan. Diakses 17 Januari 2024
Morigro mendukung program ASI Eksklusif