Faktor yang Mempengaruhi Pertumbuhan dan Perkembangan Anak

Morigro Juli 4, 2023
Anak sedang Mewarnai

Faktor yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan pada dasarnya terbagi menjadi 2, yaitu faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal meliputi jenis kelamin dan genetik, sedangkan faktor eksternal meliputi gizi, sosio-ekonomi, dan stimulasi.

Pertumbuhan dan perkembangan adalah dua hal yang bisa dipisahkan. Meskipun demikian keduanya memiliki indikator yang berbeda. Misalnya, pertumbuhan berkaitan dengan fisik seperti tinggi badan dan berat badan. Sedangkan perkembangan berkaitan dengan kecerdasan, kemampuan komunikasi, emosi, dan motorik.

Nah, agar pertumbuhan dan perkembangan Si Kecil ini menjadi optimal, maka sangat penting untuk mengetahui apa saja faktor yang dapat mempengaruhi keduanya.

Faktor yang Memengaruhi Perkembangan Anak

Berikut penjelasan selengkapnya terkait faktor-faktor yang berpengaruh terhadap tumbuh kembang anak.

1. Genetik

Faktor genetik atau keturunan dapat menghubungkan karakteristik fisik dari orang tua ke Si Kecil melalui gen. Hal ini memengaruhi penampilan fisik seperti tinggi badan, berat badan, struktur tubuh, tekstur rambut, warna mata, sampai kecerdasan serta bakat.

Di samping itu, kondisi seperti penyakit jantung, obesitas, bahkan diabetes, juga bisa diturunkan melalui gen, sehingga ikut mempengaruhi pertumbuhan serta perkembangan Si Kecil.

Meskipun begitu, faktor lingkungan maupun pola asuh dapat memaksimalkan potensi genetik. Sehingga kombinasi keduanya akan membentuk kehidupan luar biasa untuk Si Kecil. Simak lebih lanjut bagaimana faktor genetik dapat membantu memperkiraan tinggi akhir (tinggi dewasa) anak di artikel ini: Ketahui Tinggi Potensi Genetik Anak dan Faktor yang Mempengaruhi

2. Jenis Kelamin

Jenis kelamin juga memiliki peran signifikan dalam perkembangan fisik Si Kecil. Ketika mendekati masa pubertas, anak laki-laki serta perempuan mengalami pertumbuhan serta perkembangan dengan bentuk dan kecepatan yang bervariasi.

Misalnya, anak perempuan cenderung mencapai kedewasaan lebih awal daripada laki-laki. Anak laki-laki umumnya memiliki tubuh yang lebih atletis.

Selain itu, laki-laki dan perempuan juga mengembangkan temperamen atau sifat berbeda satu sama lain. Dengan begitu, pendekatan dalam pengasuhan pun perlu disesuaikan. Untuk informasi lebih lanjut tentang perbedaan tumbuh kembang anak laki-laki dan perempuan, baca artikel berikut yuk: Perbedaan Tumbuh Kembang Anak Laki-laki dan Perempuan.

3. Gizi

GroMoms, nutrisi merupakan salah satu faktor penting yang mendukung tumbuh kembang anak-anak. Nutrisi ini perlu diberikan berupa vitamin, protein, karbohidrat, lemak, dan mineral, secara seimbang.

Namun, jika Si Kecil mengalami kesulitan nutrisi, tentu tumbuhkembangnya akan terdampak. Memperoleh nutrisi berupa karbohidrat dan lemak secara berlebihan dapat menyebabkan obesitas, yang pada masa depannya akan berisiko membuat Si Kecil mengalami diabetes dan masalah jantung.

Sebaliknya, kekurangan nutrisi juga akan mengganggu tumbuhkembangnya. Misalnya saja, kekurangan protein akan menghambatnya tumbuh, sehingga berat dan tinggi badannya sulit bertambah. 

Contoh lainnya, kekurangan mineral seperti kalsium, yodium, dan zat besi dapat menyulitkan perkembangan otaknya, sehingga ia tidak menjadi secerdas anak-anak seharusnya. Khusus untuk zat besi, pahami tentang fungsi zat besi pada uraian ini yuk, Moms: Pentingnya Fungsi Zat Besi bagi Kesehatan Si Kecil

4. Sosio Ekonomi

Status sosial ekonomi keluarga memengaruhi peluang dan kualitas kehidupan Si Kecil. Akses ke sekolah dan sumber daya pendidikan berkualitas akan memberikan manfaat untuk jangka panjang. 

Keluarga dengan status sosio ekonomi lebih tinggi dapat memberikan sumber belajar serta dukungan khusus untuk gizinya. Sebaliknya, keluarga dari status sosio ekonomi lebih rendah hanya memiliki sedikit akses ke pendidikan dan sumber gizi yang cukup. Selain itu, orang tua yang bekerja terlalu banyak mungkin tidak dapat memberikan waktu berkualitas. 

Penting bagi GroMoms untuk memberikan dukungan yang setara baginya, tanpa memandang latar belakang ekonominya.

5. Stimulasi

Melansir dari The Guardian, stimulasi memainkan peran kunci dalam perkembangan otak Si Kecil.

Dalam fase pertumbuhannya, interaksi, rangsangan, serta pengalaman positif sangat penting untuk membentuk koneksi saraf yang kuat. Stimulasi tepat dapat mengoptimalkan perkembangan kognitif, bahasa, keterampilan motorik, serta keterampilan sosial. 

GroMoms perlu menyediakan lingkungan kaya stimulasi, serta aktif berinteraksi dengan Si Kecil. Ada baiknya GroMoms juga sering terlibat dalam kegiatan yang membantu Si Kecil mencapai potensinya. Misalnya, membacakan buku, mengajaknya mengobrol dan mengajarkan anak tentang warna, angka, atau huruf dari sebuah mainan, memainkan mainan yang mengandung musik, dan lain-lain. 

Stimulasi perkembangan anak juga perlu disesuaikan berdasarkan jenisnya. Yuk ketahui apa saja jenis perkembangan anak dan nutrisi apa saja yang dapat mendukungnya di sini:Jenis Perkembangan Anak dan Nutrisi untuk Mendukungnya

Apakah Teknologi dan Media Mempengaruhi Tumbuh Kembang Anak?

Salah satu hasil studi dari Raquel Cordeiro Ricci, dkk. menyebutkan bahwa penggunaan media digital secara berlebihan dapat berdampak buruk pada kemampuan kognitif, bahasa, dan sosial-emosional anak. Bahkan WHO juga menyarankan agar GroMoms membatasi penggunaan gadget pada anak-anak, yaitu maksimal 1 jam per harinya.

Di luar dampak terhadap tumbuh kembang, masih ada beberapa dampak buruk lainnya, misalnya meningkatnya ancaman obesitas dan munculnya perilaku kecanduan terhadap gadget.

Akan tetapi, jika penggunaan media dan teknologi ini tepat, ternyata juga mampu memberikan dampak positif pada perkembangan dan pertumbuhan Si Kecil selama dilakukan dalam waktu kurang dari 30 menit per hari untuk anak usia 3 sampai 5 tahun. 

Oleh karena itu, hal yang harus menjadi perhatian GroMoms adalah bagaimana mengawasi penggunaan gadget agar antar aktivitas bermain dan belajarnya tetap seimbang.

Cara Mengoptimalkan Pertumbuhan dan Perkembangan Anak

Setelah mengetahui berbagai macam faktor yang bisa mempengaruhi tumbuh kembang Si Kecil. Ada beberapa cara yang bisa GroMoms lakukan untuk mengoptimalkannya:

Beri Anak Nutrisi Lengkap dan Seimbang

Tumbuh kembang anak sangat bergantung pada asupan nutrisi yang diterima. Penting untuk memastikan anak mendapatkan asupan gizi yang seimbang, termasuk karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan mineral. Buah-buahan, sayuran, ikan, daging tanpa lemak, dan susu harus menjadi bagian rutin dari menu anak ya Moms. 

Selain itu, hindari makanan cepat saji dan camilan yang mengandung gula tinggi, garam, atau bahan kimia tambahan. GroMom, ikuti panduan gizi seimbang untuk anak berikut ini yuk: Panduan Gizi Seimbang untuk Optimalkan Tumbuh Kembang Anak

Ajak Anak Beraktivitas Fisik

GroMoms, jangan biarkan Si Kecil hanya diam di rumah dan sibuk sendiri dengan gadgetnya. Ajak ia beraktitivitas fisik, karena dengan begitu Si Kecil dapat mengembangkan kekuatan otot, koordinasi, dan keseimbangan. Selain itu, aktivitas fisik juga mendukung perkembangan mental dan emosional anak. Ajak anak untuk bermain di luar atau bahkan hanya berjalan-jalan di taman.

Bentuk Lingkungan yang Positif

Buatlah suasana rumah yang hangat, di mana anak merasa dicintai, dihargai, dan aman. Komunikasi yang baik, mendengarkan cerita mereka, dan memberikan pujian saat mereka berbuat baik dapat meningkatkan rasa percaya diri dan harga diri anak. 

Lingkungan yang positif baik untuk perkembangan mental dan emosional Si Kecil.

Perhatikan Durasi dan Kualitas Tidur

Tidur yang cukup dan berkualitas tidak hanya penting untuk pemulihan energi, tetapi juga untuk pertumbuhan fisik dan perkembangan otak anak. Pastikan anak memiliki rutinitas tidur yang teratur dan tidur dalam kondisi yang nyaman dan gelap. Hindari penggunaan gadget sebelum tidur ya Moms, karena cahaya biru dari layar dapat mengganggu kualitas tidur Si Kecil.

Tidur yang cukup dan berkualitas pada anak terbukti berdampak positif terhadap meningkatnya fokus, ingatan, perilaku, manajemen emosi yang baik, serta kesehatan fisik dan mental.

Beri Waktu Anak untuk Bermain

Bermain merupakan cara anak untuk belajar dan mengembangkan keterampilan sosial, kognitif, dan motoriknya. Melalui bermain, anak dapat mengekspresikan diri dan berinteraksi dengan teman sebaya. Oleh karena itu, berikan mereka waktu untuk bermain, baik sendiri, bersama GroMoms, maupun dengan teman-temannya.

Itulah berbagai faktor yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan anak beserta kiat mengoptimalkannya. Mulai dari faktor genetik hingga stimulasi, semua memiliki peran penting dalam perkembangan mereka. Namun, salah satu faktor terpentingnya adalah nutrisi. 

Apa saja pentingnya nutrisi untuk perkembangan Si Kecil? Mari simak artikel selanjutnya tentang nutrisi di sini: Nutrisi Untuk Perkembangan Anak, Apa Saja Sih? 

Referensi:

  • Verywell Family. Biological Factors That Influence Child Development. Diakses pada tanggal 1 Juli 2023. https://www.verywellfamily.com/biological-factors-affecting-child-development-2162219
  • MedicineNet. What Are 4 Environmental Factors That Affect Growth?. Diakses pada tanggal 1 Juli 2023. https://www.medicinenet.com/4_environmental_factors_that_affect_growth/article.htm
  • National Institutes of Health. Impacts of technology on children’s health: a systematic review. Diakses pada tanggal 1 Juli 2023. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC9273128/
Morigro mendukung program ASI Eksklusif