4 Akibat Kekurangan Vitamin D yang Membahayakan Si Kecil

Ditulis oleh: Morigro
Akibat Kekurangan Vitamin D pada Si Kecil

Kekurangan vitamin D bisa dipicu oleh minimnya konsumsi makanan bernutrisi dan juga paparan sinar matahari. Jika hal ini terjadi, terdapat beberapa dampak serius yang akan terjadi pada tubuh Si Kecil, seperti mudah mengalami infeksi dan pertumbuhan terlambat.

Agar Si Kecil terhindar dari risiko ini, ada beberapa langkah antisipasi yang perlu dilakukan, contohnya memahami kebutuhan vitamin D harian dan sumber makanan terbaiknya. Ingin tahu penjelasan lengkapnya? Yuk baca artikel ini.

Akibat Kekurangan Vitamin D pada Si Kecil

Kekurangan nutrisi ini memberikan dampak negatif pada kesehatan dan pertumbuhan Si Kecil. Dampak tersebut dapat berupa hal-hal berikut ini:

1. Rakitis

Kekurangan vitamin D adalah penyebab utama rakitis pada anak-anak. Kondisi ini ditandai dengan lemahnya tulang dan kelainan-kelainan tertentu, seperti melengkungnya tulang kaki atau menonjolnya tulang dada yang tidak semestinya. 

2. Pertumbuhan Terhambat

Kekurangan vitamin D akan menghambat Si Kecil untuk tumbuh. Sebab, kemampuan tubuhnya akan menjadi terbatas untuk menyerap mineral-mineral tertentu seperti kalsium dan fosfor. Padahal mineral-mineral ini diperlukan untuk pembentukan tulangnya sendiri. Dampaknya, tinggi badannya menjadi lebih pendek daripada yang seharusnya.

Jangan dianggap remeh ya Moms masalah keterlambatan pertumbuhan ini, terutama pada anak usia 3 tahun. Karena jika tidak segera ditangani dengan baik, dapat berdampak pada penurunan nafsu makannya sehingga risiko kekurangan nutrisi sangat rawan terjadi. Untuk Moms yang ingin tahu ulasan lengkap kondisi ini dan solusinya, yuk baca artikel berikut: Anak Usia 3 Tahun Susah Makan, Apakah Normal?

3. Kelemahan Otot

Vitamin D berperan dalam fungsi otot. Kekurangan gizi ini dapat menyebabkan otot menjadi lemah, sehingga mengurangi kemampuan Si Kecil untuk bergerak, beraktivitas, dan melakukan kegiatan fisik dengan baik.

4. Risiko Infeksi yang Tinggi

Vitamin D berperan penting dalam fungsi kekebalan tubuh. Kekurangan nutrisi ini dapat mengurangi daya tahan tubuhnya, sehingga ia menjadi rentan terhadap penyakit, termasuk infeksi. Si Kecil yang kekurangan nutrisi ini lebih sering mengalami pilek, infeksi saluran pernapasan, dan penyakit lainnya.

Penyebab Kekurangan Vitamin D pada Si Kecil

Si Kecil yang mengalami kekurangan vitamin D bisa dipicu oleh beberapa faktor, seperti berikut:

  • Kurang mengonsumsi makanan yang kaya akan vitamin D.
  • Jarang terpapar sinar matahari pagi.
  • Malnutrisi.
  • Konsumsi obat-obatan tertentu.
  • Tubuh tidak mampu menyerap vitamin D dengan baik.
  • Riwayat keluarga yang memiliki gangguan serupa
  • Rakitis

Tanda Kekurangan Vitamin D

Tanda-tanda kekurangan nutrisi ini pada Si Kecil adalah sebagai berikut:

  • Nyeri pada tulang dan otot, terutama pada sendi, punggung, atau kaki.
  • Kelelahan dan kurangnya energi, bahkan pada saat hanya melakukan aktivitas ringan.
  • Mengalami luka atau cedera yang membutuhkan waktu lebih lama untuk sembuh.
  • Sering pilek dengan demam, karena banyak mengalami infeksi.

Kebutuhan Vitamin D Harian Anak

Usia Si Kecil mempengaruhi berapa jumlah vitamin D harian yang harus ia penuhi. Berdasarkan rekomendasi dari National Institutes of Health, berikut dosis vitamin D untuk anak berdasarkan usianya:

  • 0-12 Bulan: 10 mcg (400 IU)
  • Di atas 1 Tahun: 15 mcg (600 IU)

Anjuran tersebut berlaku untuk semua jenis kelamin anak, baik laki-laki maupun perempuan ya GroMoms. Pastikan untuk memberikan asupan vitamin ini untuk mencukupi kebutuhan Si Kecil ya.

Manfaat Vitamin D

Berikut adalah beberapa manfaat vitamin D terhadap tumbuh kembang anak:

Mendukung Pertumbuhan Tulang

Vitamin D membantu penyerapan kalsium dan fosfor dalam tubuh, yang sangat penting untuk tumbuh kembang Si Kecil. Nutrisi ini membantu supaya tubuh Si Kecil tetap memiliki kalsium dalam jumlah cukup, agar kalsium ini mampu membuat tulangnya selalu padat.

Menjaga Fungsi Otot 

Jika Si Kecil kekurangan vitamin D, maka ototnya dapat melemah, dan ia akan sulit untuk bergerak dengan fleksibel. Nutrisi tersebut membantu otot tetap sehat serta berfungsi dengan baik.

Meningkatkan Daya Tahan Tubuh

Vitamin D berperan dalam sistem kekebalan tubuh Si Kecil dengan cara merangsang sel-sel imunitas untuk melawan kuman-kuman penyebab infeksi.

Cara Mengatasi Kekurangan Vitamin D

Mengatasi kekurangan vitamin D dapat dilakukan dengan beberapa cara, termasuk:

Rutin Berjemur di Bawah Matahari Pagi

Sinar matahari berperan sebagai bahan untuk mengaktifkan bahan-bahan vitamin D dalam tubuh Si Kecil agar nutrisi ini dapat digunakan oleh sel-sel tubuh.

Rekomendasi waktu berjemur yang baik adalah pada pagi hari antara pukul 10 pagi hingga 2 siang, sebab pada jam-jam tersebut, intensitas sinar matahari paling banyak untuk memberikan paparan vitamin D kepada Si Kecil. Tetapi, Si Kecil sebaiknya tidak berjemur terlalu lama, cukup antara 10-15 menit saja.

Selain itu, penting untuk melindunginya dari risiko terbakar sinar matahari dengan menggunakan tabir surya dan pakaian pelindung saat berada di bawah sinar matahari terik.

Meningkatkan Asupan Makanan Kaya Vitamin D

Selain paparan sinar matahari, asupan makanan yang kaya vitamin D juga penting. Beberapa sumber makanan yang baik antara lain kuning telur. Telur ini dapat Moms olah menjadi menu yang disukai anak-anak loh. Contohnya dapat dilihat di sini: Tanda Anak Picky Eater dan Cara Mengatasinya

Selain itu, ada berbagai macam contoh makanan lainnya yang juga mengandung vitamin D, antara lain:

  • Ikan berlemak seperti salmon, sarden, mackerel, maupun trout.
  • Susu dan produk-produk turunannya, seperti keju ataupun yogurt.
  • Minyak ikan, seperti minyak hati ikan kod dan minyak ikan salmon.
  • Tepung susu maupun sereal.

Mengonsumsi Buah yang Mengandung Vitamin D

Selain dari beberapa pilihan makanan, seperti ikan laut dan susu, kebutuhan vitamin D juga bisa dipenuhi dengan mengonsumsi buah-buahan. Meski kandungan nutrisinya tidak setinggi makanan tersebut, tetapi buah bisa dijadikan sebagai camilan sehat di antara waktu makan Si Kecil.

Berikut beberapa jenis buah yang kaya vitamin D, yaitu:

  • Jeruk
  • Apel
  • Pisang
  • Alpukat

Dalam upaya memberikan nutrisi terbaik untuk Si Kecil, penting bagi GroMoms untuk memastikan bahwa ia mendapatkan asupan bahan-bahan makanan ini. Salah satu sumber yang dapat GroMoms andalkan untuk memperoleh asupan vitamin D ini ialah susu MoriGro.

Dengan memperkenalkan susu ini ke dalam pola makan Si Kecil, GroMoms dapat membantu memenuhi kebutuhan nutrisi untuk tumbuh kembangnya. Yuk, cari tahu berbagai khasiatnya di sini: Susu Morigro, Seimbangkan Gizi Si Kecil.

Referensi:

  • Healthline. How to Safely Get Vitamin D From Sunlight. Diakses pada tanggal 1 Juli 2023. Sumber: https://www.healthline.com/nutrition/vitamin-d-from-sun
  • CDC. What Does Vitamin D Do?. Diakses pada tanggal 1 Juli 2023. https://www.cdc.gov/nutrition/infantandtoddlernutrition/vitamins-minerals/vitamin-d.html
  • Cleveland Clinic. Vitamin D Deficiency. Diakses pada tanggal 1 Juli 2023. https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/15050-vitamin-d-vitamin-d-deficiency
Morigro mendukung program ASI Eksklusif