Susu untuk Meninggikan Badan Anak, Ini Kandungan yang Perlu Dicek Sebelum Membeli

Ditulis oleh: Morigro
Susu untuk Meninggikan Badan Anak, Ini Kandungan yang Perlu Dicek Sebelum Membeli

Sering berdiri lama di depan rak susu karena bingung memilih? Tenang, GroMoms nggak sendirian. Susu untuk mendukung pertumbuhan tinggi Si Kecil sebaiknya dipilih berdasarkan kandungannya, bukan sekadar klaim di kemasan. Lima hal utama yang perlu dicek adalah kalsium, vitamin D, protein, kadar gula, serta nutrisi pendukung seperti zinc dan fosfor. Susu membantu memenuhi kebutuhan nutrisi, tetapi tidak dapat membuat anak tumbuh melampaui potensi genetiknya.

Peran Susu dalam Pertumbuhan Tinggi Anak

Susu praktis karena menyediakan beberapa nutrisi yang dibutuhkan tulang dalam satu sajian, terutama kalsium, protein, dan fosfor. Vitamin D juga penting karena membantu tubuh menyerap kalsium. Namun, susu tetap menjadi bagian dari pola makan seimbang, bukan satu-satunya penentu tinggi badan.

Meta-analisis de Beer (2012) terhadap uji terkontrol menemukan bahwa konsumsi produk susu berkaitan dengan tambahan pertumbuhan sekitar 0,4 cm per tahun untuk setiap sekitar 245 ml susu per hari. Temuan ini tidak berarti semua anak akan bertambah setinggi angka tersebut karena pertumbuhan tetap dipengaruhi potensi genetik dan faktor lainnya.

GroMoms dapat membaca penjelasan lebih lengkap mengenai apakah minum susu bisa menambah tinggi badan agar tidak keliru memahami peran susu dalam pertumbuhan.

Baca juga: Agar Anak Mau Makan dan Gemuk Mencapai Berat Badan Ideal: 10 Strategi Aman & Sehat

Susu Peninggi Badan vs Susu Biasa, Apa Bedanya?

Istilah “susu peninggi badan” bukan kategori resmi. Yang perlu dibedakan adalah susu yang difortifikasi dengan nutrisi tertentu dan susu segar atau UHT yang kandungannya dapat berbeda.

AspekSusu Fortifikasi untuk AnakSusu Segar/UHT Biasa
Kalsium & vitamin DDapat ditambahkan sesuai formulasiAda secara alami, jumlah bervariasi
Zat besiDapat difortifikasiUmumnya bukan sumber utama
Gula tambahanPerlu dicek pada labelUmumnya lebih sederhana, tetap cek label
Yang perlu diperhatikanInformasi Nilai Gizi dan komposisiInformasi Nilai Gizi dan komposisi

Klaim pada kemasan produk pangan mengikuti ketentuan yang berlaku, sehingga jangan hanya melihat slogan di bagian depan. Membaca Tabel Informasi Nilai Gizi dan daftar komposisi membantu GroMoms membandingkan produk secara lebih objektif.

Untuk memahami [faktor yang menentukan tinggi badan anak], GroMoms juga perlu melihat genetik, nutrisi, aktivitas, tidur, dan kesehatan secara keseluruhan.

5 Kandungan yang Perlu Dicek di Label Susu Anak

1. Kalsium

Lihat jumlah kalsium dan persentase AKG per sajian. Berdasarkan AKG Indonesia, kebutuhan kalsium sekitar 650 mg per hari untuk usia 1–3 tahun dan 1.000 mg untuk usia 4–9 tahun.

2. Vitamin D

Vitamin D membantu penyerapan kalsium dan mendukung kesehatan tulang. AKG vitamin D dalam brief adalah 15 mcg per hari, sehingga kandungan dan persentase AKG pada label layak diperhatikan.

Pembahasan lebih lanjut mengenai [peran vitamin D dan zinc] dapat membantu GroMoms memahami mengapa kedua nutrisi tersebut penting dalam pola makan anak.

Baca juga: Vitamin untuk Nafsu Makan Anak: Mana yang Terbukti dan Kapan Benar-Benar Dibutuhkan

3. Protein

Protein dibutuhkan untuk pertumbuhan dan pembentukan jaringan. Acuan AKG adalah 20 g per hari untuk usia 1–3 tahun, 25 g untuk 4–6 tahun, dan 40 g untuk 7–9 tahun.

Baca juga: Makanan Penambah Nafsu Makan Anak: 15 Pilihan Makanan Bergizi

4. Kandungan Gula

Jangan hanya melihat tulisan “rendah gula”. Cek gula total pada Tabel Informasi Nilai Gizi dan perhatikan posisi gula atau sukrosa dalam daftar komposisi. Untuk anak usia 2 tahun ke atas, American Heart Association merekomendasikan gula tambahan kurang dari 25 g per hari.

Jika ingin membandingkan produk berdasarkan kadar gula, GroMoms dapat membaca panduan tentang susu rendah gula untuk menjaga kesehatan Si Kecil.

5. Nutrisi Pendukung Lain

Zinc, fosfor, vitamin K, serta asam lemak seperti DHA dan omega-3 dapat menjadi pertimbangan tambahan. Namun, kandungan tersebut sebaiknya dilihat sebagai bagian dari keseluruhan pola nutrisi, bukan sebagai jaminan anak menjadi lebih tinggi.

Sebagai contoh membaca label, Morigro dengan formula GROMAX mencantumkan klaim tinggi kalsium, tinggi vitamin D, sumber protein, rendah gula, serta mengandung minyak ikan, 14 vitamin, dan 9 mineral. Produk tetap digunakan sebagai pendamping makan utama Si Kecil, bukan pengganti makanan.

Takaran Susu Harian dan Batas Gula yang Aman

Jumlah susu perlu disesuaikan dengan usia dan keseluruhan pola makan. Terlalu banyak susu juga dapat membuat Si Kecil kenyang sehingga porsi makanan utama berkurang.

UsiaAnjuran Produk Susu/HariBatas Gula TambahanCatatan
1–2 tahun1⅔–2 gelasHindari gula tambahanPendamping MPASI dan makanan keluarga
2–3 tahun2 gelas<25 g/hariCek gula pada label
4–8 tahun2½ gelas<25 g/hariDapat berasal dari susu, yoghurt, atau keju
9–12 tahun3 gelas<25 g/hariKebutuhan kalsium meningkat

Angka tersebut mengacu pada Dietary Guidelines for Americans untuk porsi produk susu dan rekomendasi AHA mengenai gula tambahan. WHO juga merekomendasikan gula bebas kurang dari 10% total energi harian, dengan manfaat tambahan bila dapat ditekan hingga di bawah 5%.

Jadi, susu yang tepat bukanlah yang menjanjikan tinggi badan tertentu, melainkan yang kandungannya sesuai kebutuhan Si Kecil dan tetap menjadi bagian dari pola makan seimbang.

FAQ

Apakah ada susu yang bisa membuat anak tinggi?

Tidak ada susu yang dapat membuat anak tumbuh melampaui potensi genetiknya. Susu membantu memenuhi kalsium, protein, vitamin D, dan nutrisi lain yang mendukung pertumbuhan. Meta-analisis de Beer menemukan hubungan dengan tambahan pertumbuhan sekitar 0,4 cm per tahun per sekitar 245 ml susu per hari.

Berapa gelas susu yang dibutuhkan anak per hari?

Acuan dalam brief adalah sekitar 2 gelas untuk usia 2–3 tahun, 2½ gelas untuk 4–8 tahun, dan 3 gelas untuk 9–12 tahun. Porsi tersebut dapat berasal dari susu, yoghurt, atau keju sehingga tidak semuanya harus berupa minuman.

Apakah susu tinggi kalsium aman diminum setiap hari?

Susu tinggi kalsium dapat menjadi bagian dari pola makan anak selama total asupan tidak berlebihan. Kebutuhan perlu dilihat bersama sumber kalsium lain dari makanan. Untuk memahami [batas aman asupan kalsium], GroMoms dapat melihat pembahasan khusus mengenai kecukupan dan kelebihan kalsium.

Bagaimana cara tahu susu anak tinggi gula?

Cek gula total per sajian pada Tabel Informasi Nilai Gizi, lalu lihat posisi gula atau sukrosa dalam daftar komposisi. Bandingkan hasilnya dengan batas gula tambahan harian yang direkomendasikan.

Lebih baik susu bubuk atau susu UHT untuk pertumbuhan anak?

Keduanya dapat menjadi pilihan. Bentuk susu bukan penentu utama; GroMoms sebaiknya membandingkan kandungan gizi dan kadar gula per sajian menggunakan checklist lima kandungan di atas.

Ingat, GroMoms, susu yang tepat adalah susu yang kandungannya sesuai kebutuhan Si Kecil dan tetap diminum sebagai pendamping makanan utama. Biasakan membaca label sebelum membeli dan konsultasikan dengan tenaga kesehatan bila kebutuhan nutrisi Si Kecil terasa sulit dipenuhi.

Referensi

  1. de Beer, H. (2012). Dairy products and physical stature: A systematic review and meta-analysis of controlled trials. Economics & Human Biology, 10(3), 299–309. https://doi.org/10.1016/j.ehb.2011.08.003
  2. Vos, M. B., et al. (2017). Added Sugars and Cardiovascular Disease Risk in Children. Circulation, 135(19), e1017–e1034. https://www.ahajournals.org/doi/10.1161/CIR.0000000000000439
  3. World Health Organization. (2015). Guideline: Sugars intake for adults and children. https://www.who.int/publications/i/item/9789241549028
  4. U.S. Department of Agriculture & U.S. Department of Health and Human Services. (2020). Dietary Guidelines for Americans, 2020–2025. https://www.dietaryguidelines.gov/sites/default/files/2021-12/DGA_2020-2025.pdf
  5. National Institutes of Health, Office of Dietary Supplements. (n.d.). Calcium: Fact sheet for health professionals. Diakses 14 Oktober 2026 dari https://ods.od.nih.gov/factsheets/Calcium-HealthProfessional/
  6. Kementerian Kesehatan RI. (2019). Permenkes No. 28 Tahun 2019 tentang Angka Kecukupan Gizi. https://jdih.kemkes.go.id/documents/peraturan-menteri-kesehatan-nomor-28-tahun-2019

Morigro mendukung program ASI Eksklusif